siswonugroho_com-hebatnya-industri-internet-kisah-sebuah-industri-yang-melesat-cepat-2Melanjutkan posting sebelumnya, sekarang lebih jauh mari kita kuak lebih jauh bagaimana industri internet mampu melejit ketika industri lainnya kolaps diterpa krisis ekonomi global.  

Nukman Lutfi mengatakan dalam postingnya bahwa industri internet termasuk yang lolos dari terpaan krisis. Saat industri lainnya banyak yang terhempas, hal ini tidak terjadi pada industri internet. Bahkan penjualan lewat internet meningkat sekitar 10% pada November-Desember 2008 dibanding periode yang sama tahun 2007. 

Kondisi ini tidak lepas dipicu dari praktisnya berbelanja lewat internet. Cukup dengan klak-klik di depan komputer yang tersambung dengan internet, kita bisa memilih produk yang diinginkan. Dan kita bisa membandingkannya langsung dengan toko online lainnya. Enak kan? Tanpa harus keluar rumah, tanpa harus keluar uang bensin, tanpa dikepung kemacetan bagi yang tinggal di kota besar, dan barang langsung diantar ke rumah. Sangat praktis! Mengenai peningkatan belanja online ini pernah juga saya tuliskan pula dalam posting omset bisnis turun?! Gunakan pemasaran internet

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-hebatnya-industri-internet-kisah-sebuah-industri-yang-melesat-cepat-1Akhir tahun 2007, APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menyatakan jumlah pengguna internet Indonesia sebesar 25 juta orang. Dan tahun 2008 lalu jumlah pengguna internet mencapai 33 juta orang. Setiap tahun pertumbuhan jumlah pengguna internet naik rata-rata 20%. 

Apa artinya? 

Inilah pasar besar yang terus tumbuh dan kalau boleh saya katakan belum tergarap secara maksimal. Pertumbuhan pengguna internet yang meningkat pesat tidak dibarengi dengan kesiapan para pebisnis internet Indonesia untuk ikut berperan. Akibatnya, potensi ekonomi yang terkandung di internet, ditambah dengan segala keunggulannya, lebih banyak dimanfaatkan oleh pebisnis internet dari luar Indonesia. Contohnya seperti Friendster yang meraih sukses hebat dengan mampu meraih 8 juta pengguna di Indonesia. Dan bahkan tahun 2009 ini akan membuka perwakilan bisnisnya di Indonesia. 

Memang benar jumlah pebisnis internet lokal ikut meningkat. Selalu saja ada yang mencoba masuk ke industri internet. Tapi sekali lagi, yang betul-betul sadar dan sepenuh hati untuk masuk ke industri internet, hanya segelintir saja. Mayoritas pebisnis masih memandang industri internet sebelah mata.  Apa penyebabnya?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Ketika krisis ekonomi global seperti sekarang, semuanya rasanya susah. Mau investasi takut kalau nantinya situasi ekonomi bertambah buruk. Mau buka usaha takut kalau usahanya bangkrut. Karena daya beli masyarakat belum normal. Mau simpan uang di bank, khawatir banknya dilikuidasi. Kalau simpan uang di rumah, khawatir keamanannya tidak terjamin.  

Oleh karena itu beberapa kali saya sarankan justru sekarang saat terbaik untuk memulai bisnis. Ketika banyak usaha yang tumbang, Anda yang berpeluang menggantikan usaha mereka. Mungkin Anda berpikiran “para pengusaha yang sudah lebih dulu mulai bisnis saja tidak tahan dengan kondisi semacam ini, apalagi saya yang baru akan mulai.”

Sama sekali tidak benar jika Anda berpikiran demikian. 

Kesuksesan bisnis seseorang itu tidak diukur dari lamanya seseorang berbisnis. Akan tetapi dari kecepatannya masuk ke suatu pasar yang potensial dan mampu mempertahankan keunggulannya di sana. 

Bagi saya percuma saja kalau ada pebisnis yang sudah puluhan tahun berbisnis, tapi usahanya begitu-begitu saja. Tidak ada peningkatan atau kalaupun meningkat tapi tidak signifikan. 

Memang benar, pengalaman itu sangat penting dalam bisnis. Karena dengan pengalaman kita bisa belajar apa yang HARUS dilakukan atau WAJIB dihindari. Tapi yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan berkreativitas dengan situasi bisnis

Selain menyarankan segera start bisnis, apalagi hal menguntungkan yang bisa dilakukan saat krisis ekonomi?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Beberapa hari lagi tahun 2009 akan tiba. Di tahun baru nanti, saya yakin Anda berharap semuanya lebih baik dari yang Anda alami sekarang. Bukan cuma yang berkaitan dengan keadaan keuangan keluarga, tapi bagaimana merasakan hidup yang lebih bahagia. Mampu membuat keluarga Anda selalu ceria setiap hari, mampu tersenyum gembira. Untuk mewujudkannya, kondisi ekonomi keluarga yang mantap tentu menjadi pondasinya. 

Tapi tentu tidak mudah. Apalagi di saat ekonomi yang penuh masalah akibat ditimpa krisis ekonomi global seperti sekarang. Saat banyak perusahaan bangkrut, saat banyak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), saat kebutuhan hidup terus meningkat sedangkan penghasilan masih jalan di tempat. 

Kalau itu yang Anda semua rasakan, INTERNET bisa menjadi jalan ampuh yang bisa mengubah hidup Anda. Memang internet bukan cara instan untuk kaya, tapi kalau Anda melakukannya dengan penuh kesungguhan, saya percaya hasilnya perlahan akan mendekati harapan Anda. Menjadi kaya memang butuh proses dan ada caranya. Seperti yang ditulis oleh Elsa Sakina yang menguraikan 7 rahasia orang kaya menurut Robert Allen

Lalu, mungkin Anda bertanya kenapa harus mulai bisnis online tahun 2009? Silakan lanjutkan membaca untuk mendapatkan jawabannya.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-kondisi-ekonomi-bermasalah-waktu-tepat-untuk-mulai-bisnisKembali saya bahas mengenai kondisi ekonomi yang tidak kondusif saat ini. Beberapa kali saya kemukakan kalau dengan internet, kondisi ekonomi yang tidak bagus bukan masalah. Seperti yang bisa Anda baca di sini, di sini, dan di sini.

Sebetulnya bukan bisnis online saja yang sangat tepat waktunya untuk Anda mulai sekarang, tapi bisnis offline pun juga. Artinya, ketika krisis justru saat terbaik untuk mulai bisnis APAPUN!

Anda pasti tanya kenapa? Jawabannya bisa Anda dapatkan nanti.

Yang ingin saya kemukakan dulu kalau kondisi krisis itu sangat biasa dalam bisnis. Bila diperhatikan, kondisi ekonomi drop ini biasa terjadi 10-15 tahun sekali. Ini memang siklus ekonomi. Kalau sekarang krisis, pasti nanti situasinya akan membaik. Sebaliknya kalau sudah dalam kondisi puncak, pasti ada saatnya akan turun.

Nah, kalau Anda belum yakin kenapa harus mulai bisnis sekarang, saya punya beberapa alasan kuat untuk anjuran saya tadi. Alasannya simak di bawah ini ya.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-omset-bisnis-turun-gunakan-pemasaran-internetDi tengah krisis ekonomi dunia seperti sekarang, yang paling terpukul adalah dunia usaha. Banyak yang mengeluh omset usahanya jadi menurun sehingga mengancam kelangsungan usahanya. Maklum saja, permintaan tak sebanyak dulu. Belum lagi tuntutan naik gaji dari pekerja. Ditambah dengan naiknya berbagai biaya.

Kondisi yang menyulitkan dari berbagai arah ini membuat pengusaha makin terjepit. Mau tak mau harus makin mengencangkan ikat pinggang. Berhemat mati-matian! Pengeluaran yang tidak diperlukan dipangkas. Yang dulunya bisa agak foya-foya sekarang harus lapang dada.  Biar usahanya tidak bangkrut atau gulung tikar

Namun yang saya perhatikan dari bisnis yang menggunakan pemasaran lewat internet sama sekali lain. Yang terjadi adalah kebalikannya. Banyak bisnis yang memasarkan lewat internet bukan sekadar bisa bertahan. Tapi omsetnya justru naik. 

Tak percaya?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-bekerja-dengan-internet-cara-kerja-di-rumah-paling-nyaman-santai-dan-menyenangknBerulang kali saya bilang, pekerjaan paling diminati saat ini adalah working at home. Ya, kerja di rumah. Kenapa mesti repot-repot ke luar rumah jika dari kamar tidur Anda bisa menghasilkan uang?

Apalagi bagi ibu-ibu rumah tangga. Bekerja di rumah adalah pilihan terbaik. Kendali rumah tangga bisa dikendalikan dengan baik. Dan, uang masih bisa mengalir lancar. Betul begitu? Faktanya, bekerja di rumah tidak pernah menimbulkan dilema, tidak ribet dan bikin repot. Selama Anda bisa mengatur waktu dan mampu jadi manajer untuk diri Anda sendiri, saya yakin Anda tidak akan menyesal memilih kerja di rumah.

Ok, saya tidak akan pernah bosan mengatakan pada anda bahwa internet adalah kata kunci untuk bekerja dari rumah. Ya, manfaatkan internet semaksimal mungkin. Internet adalah sumber uang.

Anda masih tidak percaya? Bagaimana memanfaatkan internet? Anda tidak tahu pekerjaan apa saja yang ada di internet? Jangan khawatir. Internet itu sangat ajaib. Ia lebih dari sekadar sulap dan bukan cuma sihir. Internet akan memberi lebih dari yang Anda harapkan. Berikut ini beberapa jenis pekerjaan yang bisa Anda lakoni di rumah dengan bantuan internet.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Saat melintasi outlet Kentucky Fried Chicken (KFC) di kota Anda, apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Saya yakin Anda iri dengan kesuksesan pemiliknya.

Lantas akan timbul beberapa pertanyaan; bagaimana bisa pemilik KFC mengembangkan usahanya hingga begitu besar? Bahkan jumlah outletnya di 80 negara tak kurang dari 6.000?

Bagaimana bisa?

Jika Anda iri pada pemilik KFC, Anda juga harus tahu bagaimana Harland Sanders, pemilik KFC, membangun kerajaan bisnisnya.

Jika anda berpikir Sanders terlahir menjadi orang kaya, Anda keliru. Sanders sama seperti kita, terlahir sebagai orang biasa, kecerdikan dan kerja kerasnya lah yang membuatnya beda.

Sanders lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana dari keluarga sederhana. Saat usianya baru enam tahu ayahnya meninggal. Keadaan itu memaksa ibunya bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Saat ibunya bekerja Sanders bertugas mengasuh adiknya di rumah. Ia juga bertugas menyiapkan makanan, meski usianya baru 6 tahun. Namun saat itu ia mulai menguasai beberapa resep masakan daerah. Keahliannya memasak inilah yang suatu saat membuatnya berpikir untuk membuka rumah makan.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Membaca apa yang ditulis Master Blogger Indonesia Cosaaranda dalam The Future of Internet Business is in Our Hand rasanya tidak berlebihan apa yang dikhawatirkannya. Kalau kondisi seperti ini yang terus menerus terjadi dan menjangkiti internet di negeri kita, rasanya sangat mungkin masa depan PPC (atau secara lebih luas adalah bisnis internet) bisa sangat buruk dan bahkan terpuruk. Masalah utama yang dikupas adalah maraknya iklan-iklan menyesatkan dari produk penjual mimpi (PPM) di PPC lokal.

siswonugroho_com-back-to-our-dream-and-challenge-yourself-to-the-next-stage-sebuah-jawaban-tentang-kekhawatiran-masa-depan-bisnis-internetBukan itu saja, setiap orang nantinya akan makin antipati terhadap segala hal yang berbau internet. Dan pasti dengan demikian negeri ini akan makin jauh ketinggalan dalam dunia teknologi informasi. Kita hanya sanggup menjadi penonton yang bersorai-sorai di tribun, sambil menyaksikan para pebisnis internet luar negeri “berpacu” menjadi lebih baik setiap harinya.

Miris? Sedih?

Mengenai bisnis internet pernah saya tulis di blog ini, maknanya mengalami penyempitan. Seperti dalam posting Apa Bisnis Online, Bisnis Internet, Internet Marketing = Bisnis Ebook, Adsense, Program Affiliasi?? seolah yang disebut bisnis internet hanya bisnis ebook; sepertinya bisnis internet hanya Adsense; seakan bisnis internet itu hanya program afiliasi.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-bisnis-internet-modal-dengkul-anda-bisa-melakukannya-asal-dilandasi-3-pilar-utama-keberanian-keyakinan-dan-keuletan-kalau-ketiganya-sudah-ada-dalam-diri-anda-kesuksesan-cuma-soalSetiap orang yang tidak segera memulai bisnis biasanya beralasan karena tiadanya modal uang. Padahal, sering saya sampaikan bahwa untuk berbisnis, modal uang bukan yang utama. Yang menjadi modal utama adalah keberanian, keyakinan, dan keuletan.

Modal uang memang penting. Karena hal itu bisa membantu terlaksananya kegiatan Anda dengan lancar. Terlebih di jaman sekarang yang segalanya membutuhkan uang. Tapi yang perlu diingat, hal itu sekali lagi bukan yang terpenting. Banyak orang yang memiliki uang melimpah, tapi tidak berani untuk membuka usaha.

Sebaliknya banyak contoh pengusaha yang bermodalkan dengkul, tapi bisa menjadi sukses dan mendapatkan uang yang jauh lebih besar dibandingkan orang yang lebih merasa “aman” dengan tumpukan uangnya tadi.

Anda pasti pernah mendengar nama Bill Gates? Pemilik Microsoft ini tidak memulai bisnis teknologi informasinya dengan modal milyaran dolar. Tapi cuma dengan ketiga pilar tadi. Mahasiswa dropout dari Universitas Harvard ini memiliki keyakinan bahwa bisnis yang dirintisnya mampu menjadi pesaing IBM. Dia memiliki keberanian untuk berbicara kepada para investor dan meyakinkan mereka agar mau membiayai proyek bisnisnya. Dia memiliki keuletan untuk terus memperjuangkan bisnisnya agar bisa mencapai seperti yang diimpikannya.

Terlebih di bisnis internet yang bahkan Anda bisa memulainya dengan modal NOL rupiah. Banyak fasilitas yang bisa Anda gunakan secara gratis. Meski biasanya yang gratis itu biasanya memiliki banyak keterbatasan. Tapi poin penting yang ingin saya tekankan adalah:

Bukan modal uang yang utama untuk mengawali bisnis. Tapi modal utamanya adalah keberanian, keyakinan, dan keuletan.

Bagaimana menerapkan ketiga pilar tadi dalam bisnis internet?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-berbisnis-di-masa-krisis-kenapa-tidak-bisnis-anda-justru-bisa-lebih-maju-dan-penjualan-meningkat-lebih-pesat-apalagi-kalau-menggunakan-internet-2Posting sebelumnya sudah kita bicarakan mengenai alasan kenapa kita harus segera berbisnis meski di masa krisis seperti sekarang. Saya katakan bahwa saat ekonomi sulit seperti saat ini justru momentum yang tepat untuk memulai usaha.

Anda mungkin masih ragu dan sangsi apa benar yang saya katakan. Tapi kalau melihat kenyataannya Anda akan percaya. Kemarin saya lihat berita di televisi kalau tahun ini investasi asing yang masuk ke Indonesia tertinggi sejak 18 tahun lalu. Apa makna fenomena ini?

Para pebisnis atau pengusaha yang memiliki karakter pantang menyerah dan ulet, pasti enggan untuk berhenti bergerak. Mereka akan terus berusaha untuk mengembangkan modal yang dimilikinya agar tidak mandeg. Ketika situasi di negaranya tidak mendukung, mereka akan mencari lahan lain yang bisa mendukung kemajuan bisnisnya.

Nah, kalau pemodal asing saja bergiat untuk masuk ke dalam negeri, kenapa kita yang merupakan warga negara sendiri tidak memanfaatkan momentum ini. Terlebih kalau Anda menggunakan internet untuk berbisnis. Saya yakin pasti hasilnya akan sangat luar biasa. Akan tumbuh pebisnis-pebisnis internet baru yang akan mengangkat derajat ekonomi bangsa kita.

Lantas bagaimana melakukannya? Ya, pertanyaan itu mungkin yang dari kemarin mengganjal pikiran Anda. Bagaimana untuk membuat perkembangan bisnis melesat di tengah krisis. Silakan simak caranya di bawah ini.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-berbisnis-di-masa-krisis-kenapa-tidak-bisnis-anda-justru-bisa-lebih-maju-dan-penjualan-meningkat-lebih-pesat-apalagi-kalau-menggunakan-internet-1Ketika kondisi ekonomi terpuruk seperti saat ini, banyak yang bilang kalau dunia bisnis hancur-hancuran. Daya beli masyarakat yang menurun membuat penjualan ikut menurun, akibatnya stok barang menumpuk, arus modal terhambat, utang jadi bertambah, usaha terancam bangkrut, PHK karyawan menghantui dimana-mana, dan seterusnya.

Situasi ekonomi yang seperti ini membuat banyak orang putus asa dan hilang harapan. Bagi pengusaha yang kemudian usahanya bangkrut, bisa saja malah depresi atau stress. Usaha yang ditekuni selama berpuluh-puluh tahun tutup hanya dalam beberapa bulan. Karena tidak mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang sedang lesu.

Sementara, bagi para calon pengusaha atau pebisnis yang baru akan memulai bisnisnya, kebanyakan akan memilih untuk menahan diri sementara waktu. Sambil terus berharap kondisi ini bisa cepat berlalu agar usaha yang dirancangnya bisa segera berjalan.

Akan tetapi, kalau saya katakan, sebetulnya di saat kondisi ekonomi tidak karuan seperti sekarang, peluang bisnis atau usaha sebetulnya tetap menjanjikan. Anda pasti tidak percaya dan mengatakan saya bercanda. Saya memiliki alasan kuat mengapa berkata seperti ini. Mau tahu alasannya?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Pernah saya ulas satu sisi menarik dari Donald Trump. Tentang bagaimana ia membangun personal brand-nya sampai bisa seterkenal sekarang dan menjadi pribadi yang menginspirasi banyak orang. Saya ceritakan salah satu strategi Donald Trump adalah dengan menamai propertinya dengan namanya sendiri. Seperti Trump International Hotel yang tersebar di sejumlah kota di Amerika, ada juga Trump Tower, Trump Park, dan Trump-Trump lainnya.

Hal ini kalau di Indonesia seperti yang juga dilakukan Ciputra, raja real estate, yang menamai beberapa proyek propertinya dengan namanya sendiri. Sehingga siapapun yang melihat atau mendengar nama properti tersebut akan langsung mengasosiasikannya dengan Ciputra.

Nah, sekarang saya akan bahas tentang sisi lain Donald Trump, yaitu mengenai ilmu bisnisnya. Apa yang membuatnya bisa sesukses sekarang dan mampu membangun kerajaan uang yang tidak akan habis dimakan tujuh turunan.

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

siswonugroho_com-di-saat-mau-mulai-bisnis-tapi-takut-tidak-bisa-menjual-kiat-menghapus-rasa-takut-melakukan-pemasaranAlasan lama dan paling sering muncul saat seseorang mau mulai terjun ke dunia pemasaran adalah pertanyaan berikut ini:

  • Apa iya produk yang saya pasarkan bisa laku?
  • Apa iya saya bisa berani menawarkan jualan saya? Sementara saya ngomong sama orang yang baru dikenal saja takut. Bagaimana mau menjualnya?
  • Kalau kemudian mereka menolak apa yang saya tawarkan, pasti saya akan malu sekali sampai muka saya merah padam. Saya kan pemalu.

Tiga kalimat penuh keraguan di atas kalau mau diteruskan bisa banyak sekali macamnya. Tapi saya merasa 3 saja sudah cukup. Karena intinya Anda TAKUT untuk menjual atau memasarkan sesuatu.

Padahal kalau kita semua mau sadari, menjual itu kegiatan yang dilakukan banyak orang. Seorang anak bisa mendapatkan sepeda motor baru setelah “menjual” keinginannya itu pada ayahnya. Seorang karyawan bisa membuat bosnya menyetujui membeli inventaris baru, setelah karyawan tadi mengusulkannya pada bos.

Lalu kenapa Anda masih takut menjual?

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»

Jujur sajalah! Pasti kita mudah tergiur setiap ada barang atau produk baru. Tipe atau jenis produk keluaran terbaru mudah membuat kita “ngiler” untuk memilikinya. Benar kan?

Apalagi ditunjang dengan promosi besar-besar oleh produsen. Baik secara above the line (ATL) maupun siswonugroho_com-mengenali-perbedaaan-keinginan-dan-kebutuhan-sebuah-pesan-bijak-dalam-mengelola-uangbelow the line (BTL). Promosi di TV, koran, radio, sampai sales yang stand by di mall atau berkunjung ke tiap rumah, lewat spanduk atau baliho yang berjejer di sepanjang jalan. Wah, rasanya makin susah melepaskan diri dari keinginan untuk memiliki suatu barang.

Beda antara keinginan dan kebutuhan memang tipis. Setipis kain yang kita pakai barangkali. Mungkin juga kita sering bingung atau terbolak-balik mengenali mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Kita baru sadar ketika tahu-tahu tagihan kartu kredit kita melambung tinggi. Atau anggaran belanja rumah tangga kita jadi jebol gara-gara menuruti “nafsu” belanja kita.

Emh… kalau selalu “lebih besar pasak dari pada tiang”, bisa-bisa lama-lama ambruk juga keuangan kita. Antisipasi pertama untuk mengatasinya mungkin dengan gali lubang sana-sini. Tapi bahaya kalau terus-terusan “gali lubang tutup lubang”, lama-lama bisa-bisa kita sendiri yang terperosok ke dalam lubang itu.

Sementara, kita punya tekad untuk kaya. Terbebas dari kondisi pas-pasan yang selama ini melingkupi diri kita. Tapi kalau masih dengan kondisi seperti itu, apa mungkin kita bisa kaya?

Tentang cara jadi kaya ini, saya jadi ingat salah satu mentor saya pernah berkata begini:

Kamu boleh punya penghasilan Rp 100 juta atau bahkan Rp 1 miliar per bulan. Tapi kalau pengeluaranmu lebih besar dari penghasilanmu, maka kamu akan tetap seperti saat ini atau bahkan jadi lebih buruk!

klik disini untuk melihat halaman selanjutnya »»